Keseruan Kelas Literasi dalam Mengikuti Pelatihan di Hari Pertama: Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB)

Keseruan Kelas Literasi dalam Mengikuti Pelatihan di Hari Pertama: Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB)

Makassar, 6-7 Oktober 2024, Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan pelatihan dengan tema "Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) untuk Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) melalui Pelatihan dan Pendampingan Literasi, Numerasi, dan Sains pada Sekolah Sasaran PISA". Kegiatan ini berlangsung penuh semangat di BBGP Provinsi Sulawesi Selatan dan dihadiri oleh 45 peserta yang terdiri atas 38 guru SMA Frater Makassar serta tujuh guru dari sekolah-sekolah terdekat di Makassar.

Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan SMK, PK PUK cabang dinas pendidikan provinsi Sulawesi Selatan Wilayah I, Bapak Hamrang, S.Pd., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan bahwa SMA Frater Makassar, sebagai salah satu sekolah sasaran PISA, dapat memberikan kontribusi positif dalam survei PISA 2025. Beliau menekankan pentingnya upaya untuk membantu Indonesia keluar dari posisi sepuluh besar terbawah dalam survei PISA, yang mencakup kecakapan literasi, numerasi, dan sains.

Sementara itu, Ibu Sitti Hajrah, S.Pd., M.Pd, selaku panitia dari BBGP, juga memberikan dukungan penuh kepada sekolah-sekolah sasaran. BBGP ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai penyelenggara pelatihan ini, dengan tenaga fasilitator yang disiapkan secara khusus oleh Kemendikbudristek. Mereka adalah para pakar di bidang literasi, numerasi, dan sains, yaitu para Dosen terbaik PTN dan PTS terbaik di kota Makassar.

Pelatihan hari pertama berjalan penuh antusiasm, terutama di kelas literasi yang dipandu oleh Ibu Dr. Nensilianti, S.Pd., M. Hum. Materi yang disampaikan meliputi tiga topik penting, yaitu: Kebijakan Kurikulum Merdeka, Strategi Mengaktifkan Komunitas Belajar (Kombel), dan Asesmen Pendidikan Skala Internasional. Dengan pendekatan yang rileks, riang gembira, dan menyenangkan, Ibu Dr. Nensilianti berhasil membuat suasana kelas menjadi interaktif dan penuh semangat.

Kepala SMA Frater Makassar, Fr. Silvianus Gole HHK, M.Pd, menyatakan rasa syukur karena SMA Frater Makassar terpilih sebagai sekolah sasaran survei PISA 2025. Beliau menekankan bahwa para guru sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi pelatihan, khususnya di kelas literasi yang diikuti oleh kepala sekolah dan para guru lainnya. Para peserta terlibat dalam diskusi, mengerjakan tugas, dan presentasi dengan penuh semangat. Mereka terlihat gembira dan bersemangat dalam menjalani setiap proses pembelajaran.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kompetensi para guru, sehingga mampu mempersiapkan peserta didik dengan lebih baik untuk menghadapi survei PISA 2025 mendatang.

Hari kedua pelatihan akan dilanjutkan dengan topik-topik menarik lainnya, seperti Strategi Fasilitasi/Pendampingan, Setting the Stage Pola Pikir Berkembang, dan Permasalahan Matematika Kontekstual, yang tentunya akan semakin memperkaya wawasan dan keterampilan para guru dalam mendampingi peserta didik di sekolah masing-masing.

Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, diharapkan pelatihan ini dapat menghasilkan dampak yang signifikan bagi pengembangan kompetensi para guru dan membawa Indonesia menuju hasil PISA yang lebih baik di masa mendatang.

Pendidikan yang kuat bukan hanya soal pengetahuan yang diajarkan, tetapi tentang semangat untuk terus berkembang, berinovasi, dan membawa perubahan nyata bagi generasi mendatang.

Kreator: Fr. Silvianus