Kesetiaan dan Tanggung Jawab
Di sebuah sekolah Katolik, ada
seorang siswa bernama Andry yang terkenal rajin dan setia mengerjakan
tugas-tugasnya sebagai ketua kelas. Setiap pagi, Andry datang lebih awal untuk
membersihkan papan tulis dan memastikan kondisi kelas rapi sebelum pelajaran
dimulai. Tidak ada yang memintanya melakukan semua itu, namun Andry merasa
sebagai ketua kelas, ia bertanggung jawab menjaga kondisi kelas agar siap
menyambut proses pembelajaran. Bagi Andry, tugas-tugas kecil ini bukan beban,
melainkan bentuk kesetiaannya terhadap tanggung jawab yang diberikan.
Suatu hari, teman-temannya
bertanya, "Mengapa kamu selalu datang lebih dulu dan bekerja keras,
padahal tidak ada yang melihat atau mengucapkan terima kasih?" Andry
tersenyum dan menjawab, "Saya ingin berbuat baik bukan demi pujian, namun
karena ini adalah tanggung jawab saya. Bukankah Yesus mengajarkan kita untuk
melayani tanpa mengharapkan imbal balik?" Dalam Injil Lukas 17:7-10, Yesus
memberikan pengajaran mengenai seorang hamba yang tetap bekerja tanpa
mengharapkan imbalan atau pujian dari tuannya. Seperti hamba itu, Andry paham
bahwa tugas dan tanggung jawab harus dijalankan dengan sepenuh hati.
Tindakan Andry mengingatkan kita
pada kesaksian hidup Santo Yohanes Bosco yang selalu setia melayani anak-anak
miskin dan terlantar. Beliau tak pernah mengharapkan pujian dari orang lain,
melainkan percaya bahwa tugasnya adalah memberi yang terbaik untuk anak-anak
yang membutuhkan kasih Tuhan. Santo Yohanes Bosco menjadi inspirasi bagi Andry
dan kita semua untuk melakukan hal yang sama dalam kehidupan sehari-hari di sekolah
dan rumah.
Ketika seseorang mengerjakan
tugasnya dengan setia tanpa mengeluh, ia tidak hanya membangun karakter yang
kuat, namun juga memperkuat imannya. Kesetiaan Andry dalam hal-hal kecil
membantu teman-temannya memahami bahwa tanggung jawab adalah panggilan Tuhan
yang harus dijalankan dengan rendah hati dan tekun. Mereka belajar bahwa
tanggung jawab bukan hanya tentang melakukan apa yang terlihat oleh orang lain,
tetapi juga mengenai kesetiaan dalam mengerjakan setiap tugas, besar maupun
kecil.
Melalui cerita ini, mari kita
belajar untuk setia menjalankan tanggung jawab kita, seperti yang diajarkan
Yesus. Lakukan setiap tugas sebagai kesempatan untuk melayani Tuhan dan sesama
manusia, dengan rendah hati seperti Santo Yohanes Bosco.
"Berbuatlah
baik selalu, karena dalam kebaikan itu Tuhan hadir."
≈St.
Yohanes Bosco≈
Pertanyaan dan Refleksi
- Apa saja bentuk tanggung jawab yang dilakukan oleh Andry
sebagai ketua kelas?
- Mengapa Andry tidak mengharapkan pujian atau imbalan dalam
menjalankan tugas-tugasnya?
- Bagaimana kisah Santo Yohanes Bosko relevan dengan tindakan
yang dilakukan oleh Andry di sekolah?
- Apakah Anda pernah melakukan sesuatu yang baik tanpa
mengharapkan pujian? Bagaimana perasaan Anda saat melakukannya?




