Berbagi
Pada suatu pagi yang cerah di tengah kesibukan kegiatan sekolah, sebuah peristiwa kecil berhasil menyentuh hati banyak orang. Di kelas sepuluh, Dina dan Rani yang duduk bersebelahan di meja yang sama, Dina terlihat cemas karena tidak memiliki cukup uang untuk makan siang. Melihat hal itu, tanpa ragu Rani menawarkan sebagian uang sakunya "Ambil saja, nanti kamu bisa gantikan," katanya sambil tersenyum tulus. Kejadian sepele ini mampu menyentuh hati Dina, dan ia merasakan betapa indahnya saling peduli satu sama lain, meski hanya dalam hal-hal kecil.
Perbuatan mulia Rani mengingatkan
kita pada pelajaran Alkitab hari ini dalam Injil Lukas 3:10-18. Dalam teks ini
Yohanes Pembaptis mengajarkan kita untuk berbagi kepada sesama yang
membutuhkan. "Barang siapa memiliki dua helai pakaian, hendaklah ia
memberikan satu kepada orang yang tidak punya," kata Yohanes. Ajaran
sederhana namun bermakna mengajarkan bahwa berbagi tidak hanya soal harta
tetapi juga perhatian dan belas kasih kepada sesama.
Sebagai siswa, kadang kita
terjebak dalam dunia yang serba cepat dan kompetitif. Kadang kita lupa untuk
saling peduli, berbagi, dan tolong-menolong. Namun, perbuatan kecil Rani dapat
menginspirasi kita semua untuk terus terbuka hati. Meski mungkin tidak selalu memiliki
banyak materi, setidaknya kita masih bisa berbagi lewat waktu, perhatian, doa,
atau cara lain.
Kisah hidup Santa Kristiana yang
kita kenang setiap 15 Desember juga memberi inspirasi tentang berbagi. Lahir di
Georgia, Iberia, Soviet Selatan, Ia dikenal murah hati, bersahaja, berkepribadian
murni, dan selalu membantu orang lain, apalagi yang membutuhkan. Ia banyak
berdoa. Cara hidupnya sangat menarik simpati masyarakat. Banyak orang datang kepadanya untuk meminta bimbingan dan
doa darinya. Pada suatu hari, seorang
ibu datang kepadanya dengan membawa serta bayinya yang sedang sakit untuk
didoakan. Santa Kristiana menutupi bayi itu dengan matelnya yang kusam, lalu ia
berdoa sambil menyebut-nyebut nama Yesus. Kemudian ia menyerahkan kembali bayi
itu kepada ibunya dalam keadaan sudah sembuh.
Melalui cerita ini, kita semua
diundang untuk lebih bela rasa terhadap kebutuhan orang lain. Di sekolah, kita
bisa mulai dari hal-hal kecil, seperti membantu teman yang kesulitan belajar,
berbagi bekal, atau memberi dukungan kepada teman yang sedang sedih. Berbagi
tak hanya soal materi tapi juga membangun rasa kebersamaan dan persaudaraan di
antara kita. Dengan berbagi, kita tidak saja memperkuat iman kita tetapi juga
membangun karakter penuh kasih dan peduli pada sesama.
"Ketika kita
peduli terhadap orang lain, bahkan hal kecil yang kita lakukan bisa memberikan
dampak besar bagi mereka yang membutuhkan."
Refleksi:
- Apa yang dilakukan Rani untuk membantu Dina dalam
cerita tersebut?
- Apa ajaran Yohanes Pembaptis yang ditekankan dalam
naskah ini terkait dengan berbagi kepada sesama?
- Apa yang menginspirasi cerita tentang Santa Kristiana
dalam kaitannya dengan berbagi dan kebaikan?
- Dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana Anda bisa
mempraktikkan berbagi, meskipun tidak selalu dalam bentuk materi?




