Berbuat Baik Tanpa Batas

Berbuat Baik Tanpa Batas

Rabu, 22 Januari  2025

Hari biasa (H).

Injil Markus 3:1-6.

 

Renungan:

Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus menyembuhkan seseorang yang tangannya lumpuh pada hari Sabat di rumah ibadat. Orang Farisi mengawasi-Nya untuk mencari kesalahan. Yesus bertanya kepada mereka, "Yang mana diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat?" Ia kemudian menyembuhkan orang itu, menunjukkan bahwa kasih dan kebaikan lebih penting daripada aturan ketat yang kaku.

Yesus mengajarkan bahwa kasih kepada sesama tidak boleh dibatasi oleh aturan atau waktu tertentu. Perbuatan baik adalah tugas yang harus dilakukan kapan saja, bahkan ketika itu mungkin tidak diterima atau dihakimi orang lain. Dalam hidup kita, mungkin ada situasi serupa terjadi juga di sekolah atau di rumah, di mana kita ragu untuk membantu orang lain karena takut dihakimi atau berpikir itu bukan masalah kita.

Sebagai murid-murid Kristus, kita diajak untuk mengutamakan kasih di atas segalanya. Di sekolah, bantulah teman yang kesulitan, meskipun tidak ada yang meminta. Di rumah, bantulah meringankan beban kerjaan rumah tangga seperti mencuci, membersihkan rumah, meski itu bukan hal biasa. Dengan melakukan kebaikan tanpa batas, kita menunjukkan kasih Yesus dan membangun karakter yang penuh kasih dan kepedulian. Semoga demikian.

"Saya tidak takut untuk melakukan yang benar, meskipun itu tidak disukai. Saya yakin bahwa kebaikan akan membawa keberkahan."

Doa

Ya Allah yang Maha Baik, Kami bersyukur atas kasih-Mu yang Maha Besar yang Engkau tunjukkan melalui Yesus. Kami bersyukur atas semua yang Engkau ajarkan untuk mengutamakan kebaikan dan kasih dalam setiap tindakan kami, melewati aturan atau tradisi yang kaku.

Ya Bapa, berikanlah kami keberanian seperti Yesus, agar kami bisa melakukan yang benar tanpa rasa takut dihakimi. Ajarilah kami untuk peka terhadap kebutuhan sesama kami, baik di sekolah, di rumah, atau di mana pun kami berada. Bantulah kami agar senantiasa mencerminkan kasih-Mu dalam semua tindakan kami, supaya iman dan karakter kami semakin mendekat kepada kehendak-Mu. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Pertanyaan Refleksi

Seorang pemenang selalu melakukan refleksi diri untuk segera mendapatkan pembelajaran yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa yang kamu pelajari.

1.     Apa pembelajaran terbesar saya dari renungan hari ini?

2.     Apa formula afirmasi yang paling berkesan untuk saya?

3.     Mengapa hari ini saya sangat bersyukur?