Jangan Membagi Hati
Senin, 27 Januari 2025
Renungan:
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus menjawab tuduhan para ahli Taurat yang menyatakan bahwa Ia mengusir setan dengan kekuatan Beelzebul. Yesus menjelaskan bahwa sebuah kerajaan yang terpecah tidak dapat bertahan. Ia menekankan pentingnya kesatuan dalam perasaan dan pikiran serta memperingatkan tentang dosa melawan Roh Kudus, yang berarti menolak pekerjaan Allah dengan keras.
Dalam
kehidupan sehari-hari, kita mungkin sering dihadapkan pada godaan untuk
"membagi hati," baik dengan mengikuti hal-hal yang salah karena
tekanan teman atau bersikap tidak konsisten dalam iman kita. Di sekolah, ada
dorongan untuk berperilaku tidak benar demi diterima oleh teman. Dalam
keluarga, kita mungkin susah mendukung satu sama lain karena ego atau
kesalahpahaman. Yesus mengingatkan kita bahwa hati yang terpecah tidak dapat
berkembang dalam kasih dan kebenaran.
Sebagai
murid, kita sebaiknya menjaga hati dengan selalu memilih kebenaran. Hindari gosip,
konflik, atau perasaan iri yang bisa merusak hubungan. Di rumah, berusahalah
menjadi pendamai dan tunjukkan kasih kepada keluarga. Dengan mengikuti
nilai-nilai iman, kita dapat membantu menciptakan lingkungan yang bersatu dan
damai. Semoga demikian.
“Saya
ingin hidup dengan hati yang penuh kasih dan setia kepada Tuhan.”
Doa
Tuhan
Yesus, bantulah kami untuk menjaga hati kami agar selalu bersatu dalam
kasih-Mu. Janganlah biarkan kami terpecah oleh ego atau godaan yang menjauhkan
kami dari-Mu. Jadikanlah kami alat perdamaian di sekolah dan di keluarga kami. Sebab
Engkaulah Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.
Pertanyaan Refleksi
Seorang
pemenang selalu melakukan refleksi diri untuk
segera mendapatkan pembelajaran yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa
yang kamu pelajari.
1. Apa pembelajaran terbesar saya dari
renungan hari ini?
2. Apa formula afirmasi yang paling
berkesan untuk saya?
3. Mengapa hari ini saya sangat bersyukur?




