Pembebasan yang Memberi Harapan
Senin, 3 Februari 2025
Renungan:
Dalam bacaan Injil hari ini, bercerita tentang Yesus yang mengusir roh jahat dari seorang yang kerasukan di Gerasa. Setelah dibebaskan, orang itu ingin mengikuti Yesus, tetapi Yesus memintanya untuk kembali ke rumah dan memberitakan apa yang terjadi. Apa yang bisa kita pelajari dari cerita ini? Cerita ini mengajarkan kita bahwa Tuhan punya kuasa untuk membebaskan kita dari hal-hal yang mengikat dan merusak hidup kita.
Mengapa
ini penting? Seperti orang yang kerasukan roh jahat, kita kadang merasa
terjebak oleh kebiasaan buruk atau pengaruh negatif, baik di sekolah maupun di
luar sekolah. Tuhan ingin membebaskan kita dari semua itu. Ketika kita
merasakan pembebasan ini, kita diharapkan untuk berbagi kisah dan menjadi saksi
tentang bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup kita.
Bagaimana
kita menghidupkan iman ini? Dengan berani mengubah perilaku buruk, menjaga
ucapan, dan mendukung teman-teman agar saling membangun dalam iman. Jika kita
lakukan itu, kita akan menjadi contoh kasih Tuhan dalam pergaulan kita. Semoga demikian.
"Tuhan membebaskanku, dan aku akan hidup
sebagai saksi kasih-Nya."
Doa:
Ya
Allah Bapa di Surga, kami bersyukur atas pembebasan-Mu dalam hidup kami. Semoga
kami dapat menghidupi iman kami dengan berbagi kasih dan saling mendukung dalam
pergaulan sehari-hari. Demi Kristus Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa kini
dan sepanjang segala masa. Amin.
Refleksi:
Seorang
pemenang selalu melakukan refleksi diri untuk
segera mendapatkan pembelajaran yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa
yang kamu pelajari.
1. Apa pembelajaran terbesar saya dari
renungan hari ini?
2. Apa formula afirmasi yang paling
berkesan untuk saya?
3. Mengapa hari ini saya sangat bersyukur?




