Berani Menjadi Utusan Tuhan

Berani Menjadi Utusan Tuhan

Kamis, 6 Februari  2025

Pw S. Paulus Miki, ImdkkMrt (M).

Injil Markus 6:7-13.

 

Renungan:

Dalam Injil hari ini, Yesus mengutus para murid-Nya berpasangan untuk menyampaikan kabar baik. Mereka diberikan kekuasaan untuk menyembuhkan orang sakit dan mengusir roh jahat. Mereka pergi tanpa membawa banyak barang, sepenuhnya bergantung pada Tuhan untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Kisah ini, mengajarkan kita tentang pentingnya percaya kepada Tuhan dan mengandalkan-Nya. Dalam kehidupan sehari-hari di sekolah atau di keluarga, kita kerap menghadapi tantangan seperti beda pendapat, rasa ingin berbuat curang, atau takut tidak diterima. Namun, kita dipanggil untuk tetap menjadi utusan Tuhan di dunia ini, menyampaikan kebaikan dan kasih-Nya melalui tindakan dan kata-kata yang mencerminkan iman kita.

Seperti para murid yang pergi tanpa bekal, kita diundang untuk bersikap sederhana, jujur, dan penuh kasih. Di sekolah atau di rumah, mari kita menjadi saksi kebaikan Tuhan melalui tindakan yang memperkuat iman kita dan membantu orang lain. Tunjukkan kasih, saling mendukung, dan jangan ragu untuk berbicara tentang kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Semoga demikian.

"Saya berani menjadi utusan Tuhan dalam setiap langkah hidup saya."

Doa

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mengutus kami untuk menjadi saksi kasih-Mu. Berikanlah kami keberanian untuk hidup sesuai panggilan-Mu, menjadi terang bagi dunia, dan menyebarkan kasih-Mu dalam setiap pergaulan kami. Sebab Engkaulah Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Refleksi:

Seorang pemenang selalu melakukan refleksi diri untuk segera mendapatkan pembelajaran yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa yang kamu pelajari.

1.     Apa pembelajaran terbesar saya dari renungan hari ini?

2.     Apa formula afirmasi yang paling berkesan untuk saya?

3.     Mengapa hari ini saya sangat bersyukur?