LIPUTAN HARI KEDUA KEMAH JUSAMI

LIPUTAN HARI KEDUA KEMAH JUSAMI

Makassar, 15 Februari 2025 – Hari kedua Kemah Jusami di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar berlangsung penuh semangat dengan berbagai kegiatan yang memperkaya pengetahuan dan pengalaman para peserta. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan doa dan senam pagi pada pukul 06.00. Semua peserta tampak sangat bersemangat, memulai hari dengan penuh energi untuk mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan dengan baik.

Setelah senam pagi, peserta diajak untuk mengikuti Jelajah Alam yang penuh inspirasi. Kunjungan ke berbagai fasilitas di Lanud Sultan Hasanuddin memberikan pemahaman mendalam tentang dunia kedirgantaraan. Materi seperti PLLU (Penerbangan dan Lalu Lintas Udara), Meteorologi, Pengenalan Saka Dirgantara, Pemadam Kebakaran, serta Brigan Satpom disampaikan oleh narasumber ahli. Kunjungan langsung ke Skadron Udara 33, Skatek 044, dan Denhanud 472 Kopasgat memberi peserta kesempatan untuk melihat secara langsung fasilitas dan teknologi kedirgantaraan yang luar biasa.

Sore harinya, kegiatan berlanjut dengan berbagai permainan (game) seru yang bertujuan untuk mempererat persaudaraan di antara para peserta. Selain itu, peserta juga mengadakan Pentas Seni, yang memberikan mereka kesempatan untuk menampilkan bakat-bakat terpendam dan kreativitas dalam berbagai bentuk seni, dari musik hingga tari.

Puncak kegiatan malam ini adalah Api Unggun, yang diadakan dengan penuh kehangatan dan keakraban. Dalam suasana penuh semangat, Fr. Silvianus Gole HHK, M.Pd., Kamabigus SMA Frater Makassar, bertindak sebagai pembina upacara Api Unggun. Dalam amanatnya, Fr. Silvianus menyampaikan beberapa pesan penting yang menginspirasi seluruh peserta:

  1. Jadikan Api Unggun sebagai Simbol Semangat Pramuka
    "Seperti kobaran api yang terus menyala meskipun ditiup angin, kita sebagai pandu Pramuka harus selalu bersemangat tangguh dan tahan banting dalam menghadapi berbagai tantangan. Kobarkan semangat persaudaraan, kerendahan hati, ketekunan, kerja sama, dan kepedulian di antara kita."
  2. Bersyukur atas Pelaksanaan Kemah Jusami
    "Kemah Jusami ini merupakan pengalaman yang berharga dan istimewa. Kita patut bersyukur karena kegiatan ini menjadi awal yang baik dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter. Tempat dan fasilitas yang istimewa di Lanud Sultan Hasanuddin. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, bersahabat, dan meningkatkan keterampilan kepanduan kita."

Dengan semangat yang membara, para peserta berharap agar kegiatan ini terus membawa manfaat positif, mempererat tali persaudaraan, dan menambah bekal berharga untuk masa depan. Kegiatan Kemah Jusami akan berlangsung hingga esok hari, dan peserta berkomitmen untuk terus mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh antusiasme dan semangat yang tinggi.

VANMALOR: TINGGI MORALKU, KUAT METALKU