Komitmen dalam Hubungan
Jumat, 28 Februari 2025
Injil Markus
10:1-12.
Renungan:
Dalam Injil hari ini, Yesus berbicara tentang kesucian pernikahan dan pentingnya komitmen dalam hubungan. Dia menjelaskan jika pernikahan adalah ikatan yang ditentukan oleh Tuhan, dan perceraian bukanlah maksud-Nya. Dia menekankan perlunya pasangan suami-istri untuk setia dan mempertahankan komitmen mereka.
Di
sekolah dan dalam kehidupan sehari-hari, kita kadang melihat hubungan yang
lemah, apakah itu persahabatan atau hubungan keluarga. Kita sering tergoda
untuk melepaskan hubungan yang sulit. Namun, Yesus mengingatkan bahwa komitmen
itu penting dalam semua hubungan, termasuk pernikahan, persahabatan, dan
keluarga. Komitmen dan kesetiaan membantu kita saling menghormati dan
menciptakan hubungan yang sehat.
Kita
dapat mulai dengan membangun hubungan saling menghormati di sekolah, dengan
teman-teman, dan di rumah dengan keluarga. Dalam setiap hubungan, kita perlu
belajar setia, menjaga komunikasi yang baik, dan saling mendukung. Jika kita
menunjukkan komitmen yang kuat, kita akan menjadi contoh bagi orang lain.
”Aku berkomitmen untuk mempertahankan
hubungan dengan keluarga, dengan saling menghormati dan setia.”
Doa:
Tuhan
Yesus, ajarilah kami untuk memelihara komitmen dalam setiap hubungan yang kami
jalani. Berikanlah kami kekuatan untuk setia dan saling mendukung, seperti yang
telah Engkau ajarkan kepada kami. Sebab Engkaulah Tuhan kami, yang hidup dan
berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.
Seorang pemenang selalu
melakukan refleksi diri untuk segera mendapatkan pembelajaran
yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa yang kamu pelajari.
1.
Apa
pembelajaran terbesar saya dari renungan hari ini?
2.
Apa
formula afirmasi yang paling berkesan untuk saya?
3.
Mengapa
hari ini saya sangat bersyukur?




