Sukacita dalam Mengikuti Yesus

Sukacita dalam Mengikuti Yesus

Jumat, 7 Mater 2025

Hari Jumat ses Rabu Abu (U).

Injil Matius 9:14-15.

 

Renungan:

Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus menjelaskan bahwa pengikut-Nya tidak perlu berpuasa seperti orang Farisi karena kehadiran-Nya membawa sukacita. Ia adalah pengantin laki-laki yang membawa kebahagiaan, dan ketika bersama-Nya, kita dipanggil untuk hidup dalam kegembiraan.

Di sekolah atau di rumah, kita seringkali terpengaruh oleh suasana yang penuh tekanan, seperti persaingan, tuntutan, atau konflik. Namun, Yesus mengingatkan kita bahwa mengikuti-Nya adalah sumber sukacita sejati. Ketika kita hidup dekat dengan Yesus, kita tidak hanya menghadapi tantangan, tetapi juga bisa merasakan kedamaian dan kegembiraan yang datang dari-Nya, meskipun dalam situasi sulit.

Dalam pergaulan kita dengan teman-teman, keluarga, atau bahkan di sekolah, mari kita senantiasa menciptakan suasana yang penuh sukacita dan kasih. Jangan biarkan ketegangan atau masalah merusak kebahagiaan kita. Dengan tetap mengandalkan Yesus, kita dapat membawa sukacita ke dalam hidup kita dan orang-orang di sekitar kita.

"Dengan Yesus, saya hidup dalam sukacita yang sejati."

Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk selalu merasakan sukacita dalam mengikuti-Mu, meskipun dalam kesulitan. Semoga hidup kami menjadi sumber kebahagiaan bagi orang lain, seperti yang Engkau inginkan. Sebab Engkaulah Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Refleksi:

Seorang pemenang selalu melakukan refleksi diri untuk segera mendapatkan pembelajaran yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa yang kamu pelajari.

1.     Apa pembelajaran terbesar saya dari renungan hari ini?

2.     Apa formula afirmasi yang paling berkesan untuk saya?

3.     Mengapa hari ini saya sangat bersyukur?