Panggilan Mengikuti Yesus

Panggilan Mengikuti Yesus

Sabtu, 8 Maret 2025

Hari Sabtu ses Rabu Abu (U).

Injil Lukas 5:27-32.

 

Renungan:

Dalam bacaan hari ini, Yesus memanggil Lewi, seorang pemungut cukai, untuk menjadi pengikut-Nya. Lewi meninggalkan pekerjaannya dan mengikuti Yesus. Yesus juga menunjukkan bahwa Ia datang untuk orang berdosa, bukan orang yang merasa benar sendiri. Ini mengajarkan kita bahwa panggilan Yesus adalah untuk semua orang, tanpa terkecuali.

Di sekolah atau di rumah, kita seringkali melihat teman-teman kita yang merasa terpinggirkan atau tidak dihargai. Yesus mengingatkan kita bahwa tidak ada yang terpinggirkan di mata-Nya. Bahkan orang yang dianggap "berdosa" sekalipun, seperti Lewi, bisa dipanggil dan diterima oleh Tuhan. Hal ini mengajarkan kita untuk tidak menghakimi orang lain, tetapi melihat mereka dengan kasih dan penerimaan.

Setiap hari, kita memiliki kesempatan untuk menunjukkan kasih kepada teman-teman, keluarga, atau orang lain yang membutuhkan dukungan. Dalam pergaulan sosial kita, mari kita belajar untuk saling menerima, menghargai, dan tidak menghakimi. Dengan begitu, kita bisa menciptakan lingkungan yang penuh kasih seperti yang diajarkan oleh Yesus. Semoga demikian.

"Saya dipanggil untuk mengasihi dan menerima sesama, seperti Yesus mengasihi saya."

Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih atas panggilan-Mu yang penuh kasih. Bantulah kami untuk tidak menghakimi orang lain, tetapi melihat mereka dengan mata kasih, seperti Engkau melihat kami. Sebab Engkaulah Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Refleksi:

Seorang pemenang selalu melakukan refleksi diri untuk segera mendapatkan pembelajaran yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa yang kamu pelajari.

1.     Apa pembelajaran terbesar saya dari renungan hari ini?

2.     Apa formula afirmasi yang paling berkesan untuk saya?

3.     Mengapa hari ini saya sangat bersyukur?