Menghadapi Tantangan dengan Iman yang Kuat
Sabtu, 12 April 2025
Hari
biasa Pekan V Prapaskah (U).
Injil Yohanes
11:45-56.
Renungan:
Dalam bacaan
Injil hari ini, kita melihat reaksi dari berbagai orang terhadap mujizat
kebangkitan Lazarus. Beberapa orang percaya kepada Yesus, tetapi ada juga yang
melaporkan kejadian itu kepada para pemimpin agama, yang kemudian merencanakan
untuk membunuh-Nya. Ini menunjukkan bahwa mujizat yang dikerjakan Yesus tidak
selalu diterima oleh semua orang.
Kita
belajar bahwa mengikuti Yesus seringkali berarti menghadapi tantangan dan
perlawanan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin sering merasa tertekan
atau dihakimi karena iman kita. Teman-teman kita mungkin tidak selalu memahami
atau menerima nilai-nilai yang kita imani, dan kita mungkin merasa kesulitan
untuk tetap setia pada apa yang kita percayai.
Karena
iman kita diuji melalui tantangan-tantangan tersebut, maka setiap penolakan
atau ejekan yang kita hadapi justru menjadi kesempatan bagi kita untuk semakin
mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperkuat iman kita. Tuhan menginginkan kita
untuk tetap setia dalam segala situasi, di maupun di semua waktu dan tempat
Dengan
selalu mengingat bahwa Yesus juga menghadapi perlawanan dan penolakan, bahkan
dibunuh, Yesus tetap menunjukkan kesetiaan pada perjanjian dan kehendak
Bapa-Nya. Kita diajak untuk bisa memperkuat iman dengan membaca firman satiap hari, persekutuan
doa dengan komunitas teman-teman yang seiman, dan dengan bersikap baik meskipun
dihadapkan pada tantangan. Semoga demikian.
Afirmasi:
Saya akan tetap setia pada iman saya akan Tuhan Yesus, meski dihadapkan dengan tantangan di sekitar saya.
Doa:
Tuhan
Yesus, kuatkanlah iman kami agar tetap setia dan berani menghadapi tantangan
dalam hidup ini. Bantulah kami untuk menjadi saksi kasih-Mu di dunia ini. Sebab
Engkaulah Tuhan kami yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa.
Amin.
Refleksi:
Seorang
pemenang selalu melakukan refleksi diri untuk
segera mendapatkan pembelajaran yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa
yang kamu pelajari.
1. Apa pembelajaran terbesar saya dari
renungan hari ini?
2. Apa formula afirmasi yang paling
berkesan untuk saya?
3. Mengapa hari ini saya sangat bersyukur?




