Menjadi Saksi Kasih Tuhan
Sabtu, 26 April 2025
HARI
SABTU DLM OKTAF PASKAH (P).
Injil Markus
16:9-15.
Renungan:
Dalam bacaan Injil hari ini, kita membaca tentang pertemuan Yesus yang telah bangkit dengan kesembelas murid-Nya. Setelah kebangkitan-Nya, Yesus mengutus mereka untuk pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Injil kepada segala makhluk. Yesus mengajak kita untuk menjadi saksi-Nya, menyampaikan kabar sukacita kepada orang lain.
Tuhan
mengutus kita untuk memberitakan kebaikan dan kasih-Nya kepada semua orang,
terutama dalam pergaulan kita sehari-hari di sekolah atau di luar sekolah.
Banyak teman kita yang mungkin belum mengenal kasih Tuhan secara mendalam, dan
kita dipanggil untuk menjadi saksi hidup yang menyampaikan kasih dan kebaikan-Nya
melalui kata-kata dan tindakan kita.
Kita
dapat menjadi saksi Kristus dengan menunjukkan kasih, pengertian, dan kejujuran
dalam hubungan kita dengan teman-teman, guru, dan orang lain di sekitar kita.
Di sekolah, kita bisa membantu teman yang kesulitan, menghargai perbedaan, dan
menjadi sumber kedamaian. Di luar sekolah, kita juga dapat berbagi cerita
tentang kebaikan Tuhan yang kita alami, serta menunjukkan sikap yang
mencerminkan nilai-nilai iman Kristiani.
Afirmasi:
Saya
dipanggil untuk menjadi saksi kasih Tuhan di dunia ini.
Doa:
Tuhan
Yesus, kami bersyukur atas anugerah kebangkitan-Mu yang memberi hidup baru bagi
kami. Bimbinglah kami untuk menjadi saksi kasih-Mu di tengah pergaulan kami,
baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kami senantiasa
hidup sesuai dengan panggilan-Mu. Sebab Engkaulah Tuhan kami yang hidup dan
berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.
Seorang pemenang selalu
melakukan refleksi diri untuk segera mendapatkan pembelajaran
yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa yang kamu pelajari.
1.
Apa
pembelajaran terbesar saya dari renungan hari ini?
2.
Apa
formula afirmasi yang paling berkesan untuk saya?
3.
Mengapa
hari ini saya sangat bersyukur?




